Jumat, 14 Oktober 2011

Consumer Behavior Class, Lecturer Prof. Dr. Ir Ujang Suwarman M.Sc

Chapter VII  Pengetahuan Konsumen by Johannes Parhusip, S.E Graduate Program Management University of North Sumatera (MM-USU)


Pengetahuan Konsumen
Definisi
Pengetahuan konsumen adalah semua informasi yang  dimiliki konsumen mengenai berbagai macam produk dan jasa, serta pengetahuan lainnya yang terkait dengan produk dan jasa tersebut, dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen. Untuk kepentingan pemasaran, diperlukan  pembagian pengetahuan yang lebih tepat. Engel, Blackwell, dan Miniard (1995) membagi pengetahuan konsumen ke dalam tiga macam: (1) pengetahuan produk, (2) pengetahuan pembelian, dan (3) pengetahuan pemakaian.
Pengetahuan Produk
Pengetahuan produk adalah  kumpulan berbagai macam informasi mengenai produk. Pengetahuan ini meliputi kategori produk, merek, terminology produk, atribut atau fitur produk, harga produk, dan  kepercayaan mengenai produk.
Pengetahuan Pembelian
Pengetahuan akan produk berarti konsumen memiliki berbagai informasi yang selanjutnya  akan berdampak kepada keputusan konsumen untuk memperoleh produk tersebut. Setelah konsumen memiliki informasi  mengenai suatu produk maka tahap berikutnya  konsumen akan memutuskan kapan akan membeli dan dimana akan membeli. Informasi yang dibutuhkan oleh konsumen tersebut merupakan implikasi penting bagi strategi  pemasaran. Pemberian informasi yang tepat oleh pemasar akan menimbulkan  perilaku membeli pada diri konsumen. Dibutuhkan teknologi seperti digital, komputer sebagai media penyampai  informasi produk beserta atribut dan bagaimana konsumen bisa mendapatkannya.
Pengetahuan Pemakaian
Konsumen akan merasakan manfaat dari suatu produk apabila konsumen telah menggunakan atau mengkonsumsi produk tersebut. Kepuasan yang akan dirasakan konsumen dari manfaat produk yang dibeli akan tercapai apabila konsumen bisa menggunakan atau mengkonsumsi produk dengan benar. Akibat kurang pengetahuan atau salah menggunakan produk oleh  konsumen akan menyebabkan konsumen mengalami kerugian sendiri. Bukan karena kesalahan produsen. Dengan memahami fenomena dari kesalahan tersebut, maka produsen berusaha untuk membantu konsumen bisa memahami dan mengetahui dengan benar bagaimana menggunakan atau mengkonsumsi suatu produk.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar